CCIP Scholarship
Just another dream to catch
Ini mungkin satu bagian dari hidup yang akan jadi monumen dalam hidupku, going abroad!! Secara tidak sengaja aku membaca iklan tentang beasiswa ini di Kompas. Iseng aku klik web yang diinformasikan disana, melihat syarat-syarat yang sepertinya bisa dipenuhi, kepalaku segera penuh dengan ide. Kenapa tidak mencoba? Ayo...!
Mulai dengan TOEFL, mencari lembaga penyelenggara ITP yang bisa memberi hasil sebelum deadline ( 1 Nov), yang akhirnya kuputuskan ke Universitas Jambi. (hasilnya, alhamdulillah sepadan dengan perjalanan 6 jam kesana). Langkah berikutnya, menyiapkan terjemahan ijazah dari lembaga yang certified. Sempat terpikir untuk meminta bantuan agency penterjemah-ku di Jakarta, mereka juga sangat mau membantu tapi atas saran my hubby, aku mengirimkan berkas ijazah ke lembaga bahasa Unsri.
Berikutnya, mengisi formulir dengan baik dan benar. Yang ternyata, tidak semudah yang kukira sebelumnya. Alhasil semua dokumen siap 3 hari sebelum deadline. Aku percayakan pada Tiki JNE. Malam bsknya, aku periksa di web, dokumen tercatat sudah diterima. Oke, fase pertama sudah dilalui. Waktunya berdo'a agar syarat2 administrasi-ku lengkap.
Sambil menunggu pengumuman, aku mempersiapkan paspor. Seperti dah yakin aja bakal lolos? Bukan hanya itu alasannya. Alasan utama karena aku akan segera pindah kerja di JKT, dan akan lbh repot mengurus paspor jika sudah diminta. Lagipula, paspor akan berlaku selama 5 tahun, masih bisa dipake buat travelling ^_^
Perkiraanku pas, paspor siap diambil sebelum aku brkt ke JKT. And....! I got the email last week. Memberitahukan bahwa aku dipanggil buat interview di Jakarta tgl 30 Nov nanti (persis seperti rencana sebelumnya, ketika sudah kerja di Jakarta, aku akan punya lebih banyak keleluasaan untuk datang interview dan mengurus berbagai hal). Semoga...! Jika Allah berkenan, aku akan diberi kemudahan. Amin
Monday, November 21, 2011
Book Review
On the Road : Cerita Hati Pengguna Kereta
Baban Sarbana
"Buku kecil dengan cerita-cerita pendek dari pengalaman sehari-hari penulis, diambil dari kejadian-kejadian yang dialaminya sebagai pengguna angkutan umum (terutama kereta Bogor-JKT). Ada hikmah, ada lucu, ada sedih. Kejadian harian yang mungkin juga sering kita alami sendiri namun terlewat begitu saja. Semua tercampur dalam satu buku yang ringan tapi bermakna. Sayang terlalu banyak kata yang salah ketik, mungkin editor-nya yang kurang teliti.@
Excuse Moi
Margarita Astaman
"Buku kecil lain tentang perlakuan diskriminasi antar ras (cina khususnya). Penulis yang orang Indonesia, pernah kuliah dan tinggal di Singapura membandingkan perlakuan yang ia terima saat berada disana dengan perlakuan orang kita (indonesia) terhadap etnisnya. Mungkin bagi orang yang tidak pernah merasakan betapa tidak enaknya diskriminasi, tidak akan mengerti dan tidak akan menganggap perlu pembahasan ini. Namun, bagi yang pernah dan tau bagaimana rasanya, akan memahami sakit dan tidak manusiawi-nya tindakan rasis itu. Aku pernah, aku merasakan. Aku tau rasanya diperlakukan tidak adil dan karenanya tidak akan melakukan hal yang sama terhadap orang lain. @
Bali Today 2 :Love and Social Life
Pengarangnya orang prancis, lupa namanya.
"Buku kecil ini ditulis dalam bahasa inggris, hasil pengamatan penulisnya terhadap kehidupan asli masyarakat Bali, adat mereka, cerita hidup sehari-hari. Sebagian cerita juga ditulis oleh co-writer yang orang Bali, dan pernah diterbitkan dikoran setempat. Bahasanya mudah dipahami meski tidak sehalus British English. Adat Bali tersirat jelas juga cerita-cerita cinta yang tampaknya mustahil masih terjadi dijaman skrg ini (misal cerita penculikan yang berujung kawin lari). Ternyata, buku ini dibuat dari hasil pengamatan 10 tahun lebih, pantas saja...!
Baban Sarbana
"Buku kecil dengan cerita-cerita pendek dari pengalaman sehari-hari penulis, diambil dari kejadian-kejadian yang dialaminya sebagai pengguna angkutan umum (terutama kereta Bogor-JKT). Ada hikmah, ada lucu, ada sedih. Kejadian harian yang mungkin juga sering kita alami sendiri namun terlewat begitu saja. Semua tercampur dalam satu buku yang ringan tapi bermakna. Sayang terlalu banyak kata yang salah ketik, mungkin editor-nya yang kurang teliti.@
Excuse Moi
Margarita Astaman
"Buku kecil lain tentang perlakuan diskriminasi antar ras (cina khususnya). Penulis yang orang Indonesia, pernah kuliah dan tinggal di Singapura membandingkan perlakuan yang ia terima saat berada disana dengan perlakuan orang kita (indonesia) terhadap etnisnya. Mungkin bagi orang yang tidak pernah merasakan betapa tidak enaknya diskriminasi, tidak akan mengerti dan tidak akan menganggap perlu pembahasan ini. Namun, bagi yang pernah dan tau bagaimana rasanya, akan memahami sakit dan tidak manusiawi-nya tindakan rasis itu. Aku pernah, aku merasakan. Aku tau rasanya diperlakukan tidak adil dan karenanya tidak akan melakukan hal yang sama terhadap orang lain. @
Bali Today 2 :Love and Social Life
Pengarangnya orang prancis, lupa namanya.
"Buku kecil ini ditulis dalam bahasa inggris, hasil pengamatan penulisnya terhadap kehidupan asli masyarakat Bali, adat mereka, cerita hidup sehari-hari. Sebagian cerita juga ditulis oleh co-writer yang orang Bali, dan pernah diterbitkan dikoran setempat. Bahasanya mudah dipahami meski tidak sehalus British English. Adat Bali tersirat jelas juga cerita-cerita cinta yang tampaknya mustahil masih terjadi dijaman skrg ini (misal cerita penculikan yang berujung kawin lari). Ternyata, buku ini dibuat dari hasil pengamatan 10 tahun lebih, pantas saja...!
Subscribe to:
Posts (Atom)