...lanjutan
Klimaks masalah terjadi saat sang perempuan berniat mengenbalikan penglihatan Virgil. Operasi yang berhasil bukan menjadi pemecahan masalah karena konflik yang timbul setelah operasi justru lebih rumit. Kebutaan virgil yang dimulai sejak usianya 3 tahun membuatnya tidak mengenal benda-benda yang ia lihat.
Secara logis, kita belajar mengenali benda, warna dan apapun yang kita lihat sejak kita balita. Memori itu akan terekam di otak sehingga saat kita melihat, kita bisa mengenali. Namun keadaan ini menjadi terbalik bagi orang buta. Mereka biasa mengenali benda melalui indra penciuman dan peraba diteruskan ke otak baru kemudian dipahami. Virgil harus mulai dari awal lagi. Seperti balita, ia harus belajar melihat dalam arti yang sebenarnya. Excited of course tapi masalahpun tidak berhenti sampai disini.
Virgil sesekali merasa penglihatan kembali gelap meski kemudian pulih kembali. Setelah pemeriksaan dokter yang merawatnya, Virgil divonis akan kembali buta dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan pembuluh darah mata yang tidak sanggup mensupply oksigen yang cukup. Di hari-hari akhir ia bisa melihat, Virgil menemui ayahnya, melihat semua yang ingin ia lihat serta menyentuh gulali yang disebutnya sebagai awan ketika kecil.
Adegan yang sangat menyentuh saat ia kembali buta namun demikian ia tetap mensyukuri bahwa ia pernah diberi kesempatan melihat walau hanya sesaat. Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata.
Semoga dengan kisah ini kita semakin mensyukuri setiap nikmat yang Allah berikan.
-je
No comments:
Post a Comment