Pernah denger istilah diatas? Itu istilah baru, untuk ibu yang super kejam, atau sangat disiplin lebih tepatnya. Ada buku berjudul sama yang jadi bahan diskusi akhir2 ini. Aku sendiri belum baca, hanya tau inti permasalahan yang dibicarakan dalam publikasi tersebut.
Kebanyakan orang Cina yang mereka biasa sebut dengan "tiger mom", kenapa ? Karena mereka super disiplin mendidik anak-anaknya. Mungkin orang luar yang melihat, akan menganggapnya sebagai penyiksaan. Namun kenyataannya, secara statistik, anak-anak Cina jauh lebih berhasil dibanding anak-anak lain yang dididik secara moderate. Ibu moderate cenderung membiarkan anak-anaknya mengambil keputusan sendiri tentang apa yang dianggap baik. Tidak ada pemaksaan apalagi penyiksaan. Tapi masalahnya apakah anak-anak bisa membuat keputusan?
Aku sendiri menganggap diriku berada diantara kedua-nya. Tidak moderate dan juga tidak terlalu memaksa. Ada kalanya kita harus mengalah, memberikan waktu bermain lebih lama. Tapi ada saat, dmana kita harus memberi tahu dan memberi contoh kepada anak, tentang bagaimana seharusnya.
Contoh kasus, anakku tidak mau sekolah. Alasannya macam2. Oke, hari ini aku perbolehkan dengan pertimbangan masih banyak saudara2nya yang berkumpul dirumah. Mungkin dia belum puas bermain.
Besoknya, masih tidak mau. Karena ini itu, fine. Masih dimaklumi, mungkin dia capek karena terlalu banyak main. Lusa, masih mogok juga?
No compromation, kids! Hari ini harus sekolah. Aku angkat dia, lepasin baju-nya dan paksa mandi. Siapin peralatan dan berangkat.
Alhasil, sore-nya dengan riang ia bercerita tentang aktivitas di sekolah hari itu. Tentang kenakalan teman2nya. Ini membuktikan semua drama tadi pagi, tidak banyak berpengaruh. Dia masih menikmatinya. Begitu sampe pintu gerbang ga ada rengekan 'ga mau sekolah'. PR juga sama.
Dalam minggu2 awal, harus selalu diperiksa, di ingatkan bahkan kadang dipaksa. Berikutnya, dengan kesadaran sendiri, dia akan mengerjakan tugasnya. Dan dengan bangga melapor, 'Bu, PR-ku sudah kuselesaikan sendiri!' That's my girl.
Memang harus ada yang jadi tiger dalam satu rumah. Kalau yang satu memanjakan, yang satu harus disiplin. Yang satu malas, yang satu harus tegas. Aku yang menjadi bagian jelek itu. Meski sekarang anak-anakku akan melihatku sebagai ibu yang ga asyik, tapi aku yakin suatu hari mereka akan berterima kasih atas apa yang kuajarkan hari ini. Go..Go..Girls!
No comments:
Post a Comment