Masih dalam tahap menunggu keputusan akhir CCIP, akan berhasilkan aku? Mungkin, atas izin Allah. Meski dari awal sudah bersiap untuk yang terbaik, namun kesiapan untuk menerima yang buruk belum juga bisa total. Andai bisa total berserah, mungkin perasaan menunggu tidak akan segundah ini. Bulan lalu, aku bisa lupa atau setidaknya tidak begitu ingat menunggu tapi seorang teman yang baru saja memberitakan kelulusannya pada program beasiswa lain, membuatku kembali berdebar, menari dalam harap. Sayang, aku juga tak mengenal satupun peserta lain, jadi tidak bisa saling berkomunikasi tentang hasil tes kami. Harus banyak-banyak berdo'a dan sedekah nih biar lebih mantap.
Oia, sekarang aku lebih percaya diri mempromosikan diri sebagai 'freelance translator'. Setelah hampir 2 tahun bergelut di bidang ini meski masih di lingkungan kecil agensi, tapi aku merasa lebih yakin bisa mencari penghidupan di bidang ini kelak. Tentu dengan persiapan lebih matang dan kemampuan yang lebih mumpuni.
A professional is a person who is paid to undertake a specialised set of tasks and to complete them for a fee.- wikipedia.
Rencananya, pulang dari Amerika, aku kan baktikan diriku sebagai ibu yang bekerja dari rumah (sebagai translator) dan sesekali pergi liburan. Semoga selama disana nanti, aku bisa menembus pasaran internasional dan menjadi translator yang lebih baik. Amin.
No comments:
Post a Comment