Tuesday, June 12, 2012

Sepatu Dahlan

Itu judul novel baru yang saat ini sedang aku baca, dear. Dan kejutannya adalah saat aku menyadari ada tanda tangan asli dari pak Dis di halaman depannya, pas ditanggal aku pesan buku itu. I feel overwhelmed.

Karena saat ini aku sudah membatasi diri untuk tidak menerima kerjaan banyak2 dari agensi, dan dkantor juga lagi santai, maka waktu luang kuhabiskan dengan buku-buku baru yang belum sempat kubaca. Dan novel ini salah satu favoritku.

Kisahnya terinspirasi dari kisah hidup pak Dahlan Iskan (mantan Dirut PLN), yang sedikit ditambah2in jalan cerita maupun tokohnya. Kisahnya mengalir tanpa alur yang rumit tapi justru mengharukan, menginspirasi. Begitu berat perjuangan beliau untuk keluar dari kemiskinan, bersekolah tanpa sepatu meski harus berjalan kaki sangat jauh. Ada hari-hari dimana mereka harus menahan lapar dan tidur dengan perut melilit. Ibunya sendiri meninggal saat ia baru masuk SMP. Meski hidup miskin, pak Dis tidak pernah merasa menderita. Dia menjalani apa adanya dan terus berusaha bertahan mengejar sekolahnya.

Mungkin kita pernah berpikir bahwa hidup kita adalah yang paling sulit tapi kisah ini sungguh membukakan mata. Masih banyak orang lain yang menjalani hidup yang lebih sulit dan mampu bertahan bahkan bangkit. Lalu alangkah lemahnya kita yang masih saja mengeluh dan tidak mensyukuri nikmat yang berlimpah? Ayo semangat dan syukuri setiap hari dalam hidup kita dengan berbuat lebih baik.

No comments:

Post a Comment