Tuesday, March 27, 2012

Pangeran Kodok

Suatu hari, ada seorang putri yang sedang duduk termenung di samping kolam. Tiba-tiba datanglah seekor kodok melompat mendekatinya. Si kodok lalu berkata,

'Wahai, putri yang cantik. Sesungguhnya aku adalah seorang pangeran yang sedang dikutuk.'
lalu kenapa jawab sang putri

"jika ada putri yang dengan ikhlas menciumku, maka aku akan kembali menjadi pangeran. Kemudian kita akan menikah, kamu akan jadi istriku. Melahirkan anak-anakku, mencuci pakaianku, melayani aku dan kita hidup bahagia selamanya'.

tak lama kemudian

Sambil menikmati tumis kaki kodok, sang putri bergumam 'Enak saja'.

Hehehe.. itulah sebagian besar stereotype kehidupan seorang ibu dan istri, tapi aku mungkin lebih beruntung. Karena punya mereka yang mendukung cita-cita dan ide-ide ku (yang kadang berlebihan). Seharusnya ada juga peribahasa yang berkata 'Dibalik kesuksesan dan keberhasilan seorang istri, pasti ada dukungan dan kebesaran hati suaminya'. Trust me, it works. :)

No comments:

Post a Comment