Friday, October 19, 2012

biru kami


warna itu makin mendekat
belum sempat
aku memberikannya warna
ia berlalu
membekas secercah jejak
tanpa warna

membukanya kembali sang warna
dia biru
ternyata
dia biru, namun sebiru yg tak kuduga
matanya memerah
ada sendu dsana

bak cahaya sinarMu dikesorean penutup hari
penuh pengharapan
akan esok

di setiap lembar keesokannya
berharap akan ada warna baru
yg tercurah, yang tak lagi memberikannya warna
yang kusam....
yang tak sanggup harus terhapus
meski hapusnya adalah mulainya
dan mulainya...
tak kan mau dihapus

Pada diamku, ada do'a 
akan lembar baru
warna baru
tidak ada alasan utk menghapus warna sebelumnya
mulainya dari lembar ini, titik ini
tidak akan ada warna kusam yg akan dcoretkan
lagi..

kadang ada warna "putih" yg harus dipertahankan, bisa menjadi kusam, dan kekusaman itu bukan suatu hal yg tdk berarti

No comments:

Post a Comment