Wednesday, October 31, 2012

American Value (2)

It's Hallowen, dear. Semua orang berpakaian aneh dan lucu, seru juga melihatnya. Dan daun-daun sudah mulai habis berguguran. Foto pohon berwarna-warni yang aku kirimkan sebelumnya, sekarang sudah tidak berdaun.

Hari ini aku mau cerita soal American Value yang lain lagi, yang menurut berbeda dengan kita. Tidak ada yang salah, hanya berbeda.



Pertama, orang-orang tua disini ga masalah dipanggil dengan nama depannya. Sebagian besar malah minta dipanggil demikian. Awalnya memang jengah, karena merasa tidak menaruh hormat, namun kemudian biasa dan memang menjadi lebih akrab bila dipanggil demikian. Disini, aku lebih banyak berteman dengan orang yang lebih tua, karena mereka lebih tertarik dengan kami (para international student). Atau mungkin juga karena aku yang memilih demikian? Karena males ikut club mahasiswa yang kebanyakan meetingnya hanya menghabiskan waktu. Aku ikut club yang benar-benar memberikan pengalaman, baik itu secara individu atau profesional, bukan sekedar 'have fun'. Hmm... I think its because I'm getting older.

Kedua, American people love big size, and they use too much sugar. Begitu menurutku. Mereka suka permen atau coklat yang rasanya terlalu manis buatku. Semua-semua dijual dengan kemasan besar, yang jika sendiri yang pake, baru akan habis dalam waktu setahun, mungkin. Entah pertimbangan apa yang mereka gunakan? They really are big consumers.

Ketiga, orang Amerika sangat peduli sama komunitasnya (community, mereka bilang). Terutama di kota-kota kecil seperti Appleton. Mereka paham siapa melakukan bisnis apa, trus ada acara yang akan mereka lakukan untuk event-event tertentu dan mereka juga sering melakukan kegiatan 'volunteer' untuk community-nya. Sama seperti di kampung-kampung Indonesia, lebih guyub. I like it.

Keempat, online. Mereka benar-benar bergantung sama internet. Semua-semua ada di web, semua-semua pake internet. Dan hampir di semua tempat, ada WiFi gratis. Bahkan di bis umum. Bagus? Belum tentu. Jika digunakan dengan baik. Tapi tau ga? Mereka disini mengawasi (mengintip) apa yang kita lakukan dengan internet. Entah bagaimana persisnya, but I feel that they are watching me.

Dear...
Suhu makin dingin, dan ditambah dengan angin, rasanya hampir beku diluar ruangan. Tapi hatiku hangat, denganmu. Selalu....
Semoga perjalanan ini bisa terselesaikan dengan baik dan membawa manfaat bagi kita semua.

No comments:

Post a Comment