Tuesday, April 26, 2011

perjalanan

Aku selalu menikmati perjalanan. Sendiri, berdua, ramai-ramai. Kemana pun. Tentunya lebih asyik sama orang yang juga se-ide, se-tujuan, dan sama menikmati perjalanan yang kita habiskan berdua. Kalaupun tidak ada teman, tidak akan mengurangi keindahan dan malah memberi banyak ruang untuk lebih berkontemplasi atas keberadaan diri sendiri.

Hidup itu sendiri sejatinya adalah perjalanan. Menuju suatu tujuan, yang acapkali berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Lalu bagaimana jika dalam hidup kita se-kendaraan dengan orang yang berbeda tujuan? Biarlah kita jalani hidup itu, dengan saling menghargai tujuan hidup masing-masing. Kita tidak berhak memaksa orang lain untuk sepaham dengan tujuan kita, karena kita sendiri tidak mau dipaksa untuk mengikuti tujuan hidup orang lain. Setuju?

Sudah terlalu banyak hal aneh yg terjadi dalam hidup dan bertambah satu keanehan tidak akan banyak merubah keadaan. Begitu pikirku. Jika pada ujung persimpangan, sudah habis waktu yang harus kita jalani bersama, biarlah kita ambil jalan masing-masing. Tanpa penyesalan, tanpa dendam. Jalan masih panjang, mari kumpulkan semangat untuk terus menjadi mahkluk yang bermanfaat bagi umat lain, terlebih bagi diri sendiri.

No comments:

Post a Comment