Mm.... konsistensi! Rasanya sering sekali saya merasa orang tidak konsisten dengan keputusan yang sudah diambilnya. Hari ini bilang iya, siap! Besoknya berubah lagi, sekejap bilang tidak jadi, dengan berbagai alasan yang dibuat. Padahal seharusnya sebelum bilang siap, kita sudah tau apa konsekuensi dari keputusan yang kita buat. Baik dan buruknya, siap dan tidaknya. Dan saat kita bilang siap, kita siap dalam arti sebenarnya. Siap menjalankan keputusan kita, berikut dengan semua konsekuensi dibaliknya.
Bukannya saya merasa menjadi orang paling konsisten, tidak. Saya juga pernah berubah pikiran. Tapi saya tau, jikapun saya berubah pikiran, saya juga siap dengan resikonya. Saya mengerti apa keputusan saya, apa akibatnya dan bagaimana menjaga konsistensinya. Jika saya sudah bilang iya, itu artinya benar-benar iya. Jika saya sudah bilang mau, maka orang lain akan tau, bahwa tidak akan ada yang menghalangi niat saya. Seribu cara akan saya coba demi meraihnya. Mungkin ini namanya obsesi. Tapi orang yang berhasil memang harus ter-obsesi terhadap tujuannya.
Mungkin akan ada banyak orang yang berpikir saya egois atau mungkin gila. Tapi saya tidak peduli. Asal orang-orang yang peduli dengan saya, mengerti dan tau jelas apa tujuan saya sebenarnya. Karena keputusan saya akan melibatkan mereka. Restu dan ridha mereka sudah cukup, lebih dari apapun.
Bagi saya, hidup cuma sekali, maka lakukan yang terbaik. Jangan sia-siakan setiap detik. Jangan lewatkan semua kesempatan, karena keberuntungan tidak akan datang lagi. Semua akan baik-baik saja, selama kita berpikir demikian.

No comments:
Post a Comment