Judul: Rembulan tenggelam di wajahmu. Pengarang Tere-liye
Buku yang sedikit menipu jika kita hanya membaca judulnya yang terkesan, lemah, terlalu romantis. Padahal jika kita baca utuh, isinya excellent. Banyak makna dan pelajaran yang berusaha diberikan penulis melalui cerita hidup seorang Ray. Anak yatim piatu yang dibesarkan sebuah panti asuhan yang pemiliknya kejam. Ray tumbuh menjadi anak pembangkang, yang menganggap kekerasan adalah satu-satunya jalan hingga membutakan dirinya akan makna yang sesungguhnya sangat dekat.
Di akhir hidupnya, Ray diberi kesempatan untuk menapak tilas kehidupannya yang telah lalu. Serta diberi kesempatan untuk bertanya. 5 pertanyaan, 5 jawaban atas semua hal yang mengganjal di masa hidupnya. Ray yang tidak pernah mengerti maksud langit yang menitipkan di panti itu, kemudian mendapatkan jawaban. Juga pertanyaannya apakah 'Hidup ini adil?' Maka jawabannya YA. Serta 3 pertanyaan lain yang semuanya menjadi begitu sederhana, jika saja Ray sejak awal mau membuka matanya akan semua hikmah.
Cerita mengalir dengan baik. Dengan sistem penulisan yang berpindah-pindah subjek tapi tetap mudah dimengerti. Terlalu banyak kebetulan yang terjadi dalam novel ini, mungkin maksudnya untuk menunjukkan bahwa kita sebenarnya terhubung dan saling terkait satu dengan yang lain, tapi menurutku, semua kebetulan cukup mengganggu makna.
No comments:
Post a Comment